Info

Information :: Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo.
Administrator13-Oct-2021 | Dibaca 11 kali

Koperasi Sandang Pangan Sidoarjo Terima Sertifikat Sangat Berkualitas 2021

 

 

Sidoarjo, Bhirawa
Koperasi Serba Usaha (KSU) Sandang Pangan, Desa Sidodadi Kec Candi, dinobatkan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kab Sidoarjo, sebagai koperasi dengan kategori sangat berkualitas tahun 2021.

 

Penilaian dilakukan oleh lembaga independen pemeringkatan koperasi atau LIPK. Tim LIPK menilai dari sisi usaha dan kemanfaatan koperasi bagi anggota dan masyarakat.

Penyerahan sertifikat kepada pengurus KSU Sandang Pangan, dilakukan Jum at (8/10) akhir pekan lalu, oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kab Sidoarjo, M.Edi Kurniadi ST MM, di Kantor Dinas Koperasi dan UM Kab Sidoarjo, jalan Jaksa Agung Suprapto No. 9 Sidoarjo.

Penyerahan sertifikat juga diberikan kepada 19 koperasi lainnya. Masing-masing ada 5 koperasi dengan kategori berkualitas dan 14 koperasi dengan kategori cukup berkualitas.

Menurut M. Edi Kurniadi, tujuan dari kegiatan pemeringkatan koperasi adalah untuk mewujudkan koperasi yang berkualitas di Kab Sidoarjo.

Karena itu, kegiatan pemeringkatan koperasi tiap tahun selalu dilakukan.

“Agar bisa menjadi contoh bagi koperasi lain di Sidoarjo yang kondisinya mungkin masih belum bisa berkualitas. Sehingga menjadi berkualitas dan berkembang,” kata Edi, dibenarkan oleh Kabid Kelembagaan Koperasi, Niniek Setyawati SE.

Menurut Edi, jumlah koperasi yang ada di Kab Sidoarjo mencapai sekitar 1400 an. Tentu saja kondisi mereka beragam. Ada yang aktif juga ada yang tidak aktif. Ada yang berkualitas juga ada yang kurang berkualitas.

Dengan menjadi koperasi yang berkualitas, kata Edi, tentu saja akan banyak manfaatnya. Selain bisa memberi kesejahteraan kepada anggotanya, koperasi yang berkualitas akan mudah untuk mendapat kepercayaan dari berbagai pihak. Sehingga menjadi kesempatan baik bagi koperasi yang bersangkutan untuk berkembang.

“Ya salah satunya dari pihak perbankan. Sehingga bisa saja dimanfaatkan sebagai tambahan modal untuk membesarkan dan menambah keuangan pada koperasi yang bersangkutan,” papar Edi.

Sedangkan koperasi yang tidak berkualitas, jangankan mendapatkan kepercayaan dari pihak ketiga, bisa saja dari anggotanya sendiri tidak memberikan kepercayaan. Padahal, kalau koperasi tidak ada kepercayaan, bisa membuat koperasi itu akan sulit berkembang.

“Agar bisa berkualitas, semua harus kompak. Pengurusnya juga anggotanya. Semuanya harus saling mempercayai. Pengurusnya bagus. Anggotanya juga bagus. Tidak menyalahgunakan kepercayaan. Insya Allah akan bisa menjadi koperasi yang berkualitas,” komentarnya.

Edi mengharapkan dengan adanya pemeringkatan koperasi di Sidoarjo itu, koperasi yang masih belum berkualitas akan berusaha belajar untuk menjadi koperasi yang berkualitas. Sedangkan yang sudah berkualitas, supaya bisa dipertahankan dan dikembangkan lagi. (kus)

 

SUMBER BERITA